Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Siapa Itu Satoshi Nakamoto

Saat ini tidak ada manusia modern yang tidak mengenal apa itu Bitcoin, salah satu Cryptocurrency (Mata Uang Kripto) paling mahal yang pernah dibuat manusia. Nilainya yang begitu fantastis sampai pada harga $ 6,194 / 1 BCT (Sekitar Rp. 81,5 Juta / 1 BTC) membuat jutaan spekulator, investor dan penambang untuk terjun dalam ranah mata uang kripto. Dibalik pertumbuhan Bitcoin yang sangat fenomenal, timbul pertanyaan siapakah pencipta Bitcoin?, jawaban yang tersedia pada Internet adalah “Satoshi Nakamoto”. Lalu, Sebenarnya Siapa Itu Satoshi Nakamoto?. Pertanyaan tersebut akan kita jawab pada pembahasan kali ini.

Siapa Satoshi Nakamoto

Dimulai pada tahun 2009 lalu, seseorang / komunitas dengan identitas “Satoshi Nakamoto” telah merilis Bitcoin untuk pertama kalinya. Nakamoto mulai memperkenalkan Bitcoin saat dia sendiri berhasil menambang 50 keping Bitcoin (BTC), hal ini berarti bahwa : “Bahkan pencipta Bitcoin pun harus tetap melakukan penambangan untuk mendapatkan kepingan Bitcoin tersebut, jadi kontrol nilai harga tidak bisa ditentukan oleh siapapun di dunia ini”. Terlebih lagi, Bitcoin mengadopsi sistem penambangan seperti pada logam mulia (Emas) dan suplai / stok terbatas yang dimiliki Bitcoin hanya sekitar 21 Juta Keping saja.

Nama “Satoshi Nakamoto” ini merupakan nama yang sangat misterius sampai saat ini. Tidak ada yang tahu identitas sebenarnya, ada yang mengatakan bahwa “Satoshi Nakamoto” merupakan orang jepang berkewarganegaraan amerika, ada juga yang mengatakan bahwa “Satoshi Nakamoto” merupakan suatu komunitas di Amerika Serikat yang menggagas penciptaan mata uang yang fenomenal tersebut. Pada tanggal 06 Maret 2014 lalu, pihak Newsweek megkalim telah bertemu langsung dengan Satoshi Nakamoto. Kemudian Newsweek membuat laporan yang berjudul “The Face behind Bitcoin”yang diterbitkan pada bulan itu juga. Newsweek menyebutkan bahwa Satoshi Nakamoto adalah orang keturunan jepang asli yang tinggal dan menjadi warga Negara Amerika Serikat. Newsweek juga menyebutkan bahwa Satoshi Nakamoto berumur 60-an dan tinggal di California.

Leah McGrath Goodman,salah satu Jurnalis Newsweek mengaku bahwa dia sendiri sudah bertemu dan melakukan wawancara langsung kepada Satoshi Nakamoto beserta keluarganya.  Pada saat didatangi McGrath, Satoshi Nakamoto terlihat tidak senang dan ingin menghindar, Nakamoto mengatakan “Saya tidak lagi terlibat dalam Bitcoin, dan saya tidak ingin membahasnya lagi”. Awalnya tidak ada yang mempercayai hasil riset dan laporan dari McGrath, namun deskripsi bahwa Nakamoto adalah seorang sarjana fisika lulusan California State Polythecnic Univesity yang pintar dan memiliki keahlian dalam Kriptografi membuat para pembaca meyakini bahwa itulah orang dibalik sosok Satoshi Nakamoto.

Baca juga info : Sejarah Bitcoin Dari Masa ke Masa

Satoshi Nakamoto diprediksi memiliki 1 Juta Keping Bitcoin, namun dia memilih untuk meninggalkan dunia Bitcoin pada tanggal 12 Desember 2010 lalu. Ketika itu, komunitas pengembangan Bitcoin dipimpin oleh Gavin Andresen. Pada tanggal 26 April 2011, Andresen menyampaik  email dari sang pendiri Bitcoin tersebut “Satoshi memberikan saran bahwa komunitas Bitcoin harus mulai untuk tidak mengungkit-ungkit dan membesar-besarkan tentang dirinya saat berbicara kepada publik mengenai Bitcoin”.

Sejak email tersebut di publikasikan, nama Satoshi Nakamoto menghilang dan tidak terlacak sampai sekarang. Sempat beredar juga bahwa Satoshi Nakamoto merupakan nama samaran dari perusahaan teknologi terkenal seperti Samsung, Toshiba dan lain-lain, terlepas dari tujuan mereka menciptakan Bitcoin. Salah satu anggapan yang cukup masuk akal sampai saat ini adalah bahwa “Satoshi Nakamoto” merupakan nama yang mewakili sebuah Tim / Komunitas, karena rancangan yang sangat sempurna pada Bitcion tampaknya tidak mungkin dibuat oleh satu orang saja.

Cari Artikel