Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Apa itu Coinbase dan Bagaimana Rekam Jejak Pendiri Coinbase?

Berbeda dengan mata uang digital, Coinbase justru menjadi tempat untuk menyimpan koin-koin atau kepingan Bitcoin. Pendiri Coinbase bernama Brian Armstrong dan Fred Ehrsam. Tepatnya pada tahun 2012. Tempatnya beroperasi ada di Amerika Serikat. Bagaimanakah kisah perjalanan Coinbase dan para pendirinya itu? Silakan telusuri ini dulu.

Pendiri Coinbase

Apa Sebetulnya Coinbase?

Sederhananya, perusahaan Coinbase ini cara kerjanya sama dengan bank untuk mata uang konvensional. Hanya saja setiap transaksi maupun penyimpanannya via daring. Fokusnya memang untuk menyimpan kepingan Bitcoin. Bukan mata uang digital lainnya. Apabila Anda salah satu mitra baru Coinbase, kebetulan sekali.

Di Coinbase itu sudah disediakan platform untuk trading Bitcoin ke berbagai mata uang populer di dunia. Tidak hanya jual-beli, Anda juga diberikan fasilitas berupa pembuatan wallet secara gratis. Proses penarikannya dalam bentuk Dolar juga cukup mudah. Tidak berbelit-belit sama sekali.

Bagaimana Perkembangan Coinbase hingga saat Ini?

Pada bulan Maret 2018, Coinbase mendirikan perusahaan baru yang fokus bertugas untuk memanajemen aset. Banyaknya informasi dan berbagai kebutuhan masyarakat yang terpenuhi berkat Coinbase, perusahaan ini pun berkembang seiring waktu. Hingga sekarang, asetnya sudah dalam angka yang fantastis.

Sejak diluncurkan, Coinbase sudah menarik perhatian dunia. Bahkan pada tahun 2014, Coinbase berhasil menggaet penggunanya hingga 1 juta lebih. Mitra Coinbase juga cukup banyak, yaitu Overstock, Expedia, Dell, dan lain-lain. Dengan begitu, alternatif pembayaran maupun penarikan dananya jadi lebih variatif.

Rekam Jejak Brian Armstrong

Sang pendiri Coinbase ini memang bukan orang sembarang. Namanya sudah tercatat sebagai salah satu dari daftar orang terkaya di dunia. Brian itu lulusan Ilmu Komputer dan Ekonomi. Di komunitas Bitcoin, ia dijuluki sebagai The Rockstar karena berhasil menjadi bintang di tengah melonjaknya harga Bitcoin. Sekarang umurnya 35 tahun.

Sepanjang hidup, Brian Armstrong sudah memiliki ketertarikan dengan pasar berbasis teknologi. Ia rajin membuat instrumen demi instrumen pasar tersebut. Termasuk aktif dalam memberikan solusi atas permasalahan di bidang tersebut. Berkat kesuksesannya, ia jadi sering diundang dalam seminar, narasumber, maupun dalam acara workshop.

Rekam Jejak Fred Ehrsam

Namanya memang tak sebesar Brian Armstrong. Tapi kemampuannya sangat meyakinkan. Dia dulunya seorang trader di Wall Street dan penulis di Jurnal Ekonomi Duke. Ia baru tertarik dengan cryptocurrencies pada tahun 2012. Persis waktu mendirikan Coinbase bersama-sama dengan Brian Armstrong. Tujuannya untuk memudahkan penggunaan Bitcoin.

Dia masuk 30 besar dalam Majalah Time sebagai orang yang berpengaruh di dunia tahun 2013. Kemudian di tahun 2014, ia masuk 30 besar dalam daftar yang sama di Forbes. Umurnya lebih muda dari Brian. Selisihnya 6 tahun dengan umur Brian yang sudah 35 tahun. Selain Coinbase, Fred Ehrsam juga bermitra dengan Goldman Sachs dan BlackRock.

Dengan makin bersinarnya Bitcoin, maka sudah tentu Coinbase ke depannya akan menjadi bagian dari pencetak sejarah baru. Mata uang digital semakin diburu. Orang-orang makin suka membuat wallet dan berdagang mata uang digital, termasuk Bitcoin. Sebagai pendiri Coinbase, Brian Armstrong dan Fred Ehrsam mengamini kalau arahnya memang baik.
Baca Juga: Pencipta Litecoin.

Cari Artikel