Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Katy Perry Pamer Manicure Crypto

Spread the love

Semua orang pasti mengenal siapa itu Katy Perry. Seorang artis kondang dengan nama asli “Katheryn Elizabeth Hudson”, kelahiran Santa Barbara, California, Amerika Serikat, 25 Oktober 1984 silam. Ia merupakan seorang pelantun lagu dengan lebih dari 10 Album terlaris sepanjang masa. Baru-baru ini, Katy Perry Pamer Manicure Crypto, Seiring dengan kepopuleran Crypto yang semakin menjadi-jadi.
Baca juga: Bandara Brisbane Menjadi Bandara Cryptocurency Pertama Di Dunia.

Katy Perry Pamer Manicure Crypto

Katy Perry memulai beberapa kegiatan kontroversialnya dengan tajuk mencoret-coret kuku atau Manicure atau istilah inggrisnya “Nail Art” Seni Melukis Kuku. Bahkan kontroversi terakhir terjadi pada saat kampanye kepresidenan Amerika Serikat terakhir. Dia menghiasi kukunya dengan logo Hillary Clinton. Minggu lalu, tepatnya 4 hari lalu, Jum’at 25 Januari 2018, dirinya mengupload sebuah foto Nail Art kontroversial lagi dengan komen “CrYpTo ClAwS”. Postingan tersebut dapat kita lihat pada link berikut (Official Instagram Katperry) : https://www.instagram.com/p/BeXchJzFkhJ/?hl=en&taken-by=katyperry. Sejak diposting 4 hari lalu, postingan tersebut sudah mendapatkan lebih dari 191 ribu likes dan ribuan komen berisi pujian karyanya tersebut.

“Rocking Nails” komen dari @prasanna_I_.

“That’s so cool! Ilove Painting My Nails”, komen dari maddiev_kp.

Dari postingan tersebut, ada beberapa Crypto yang dilukis di kukunya yaitu : Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), Bitcoin (BTC), Monero (XMR), dan Stellar Lumens (XMR). Lalu kemana Bitcoin Cash (BCH) dan Ripple (XRP) yang juga ikut menduduki peringkat 10 besar?, hehe mungkin jawabannya adalah Katy tidak berinvestasi pada kedua mata uang kripto tersebut.

Katy Perry Pamer Manicure Crypto bukanlah satu hal yang mengejutkan karena pada bulan November 2017 lalu, Bisnis Insider juga menulis sebuah berita bahwa Katy pernah mengobrol dengan Warren Buffet, senior investor kondang dari zaman 90-an. Katy mengeposkan “saya ingin meminta Warren Buffet memberikan saran tentang kripto”. Kuku Katy Perry yang dihias bebrapa mata uang kripto tersebut sempat menjadi perbincangan hangat dengan spekulasi bahwa dirinya merupakan salah satu investor milyaran dolar yang juga terjun ke dunia kripto. Namun, bisa jadi Nail Art yang diunggah tersebut menjadi sebuah sindiran bagi seseorang yang menuduhnya sebagai pencuri karya seni pada minggu lalu. Sebut saja Visual Dom Sebastian, seorang seniman visual yang mengklaim karyanya dicuri oleh Katy pada saat post latar belakang “Chained to the Rhythm”.

Dom menuliskan kekecawaannya pada sebuah pos instagram : “Saya sangat terkejut bahwa Katy Perry dan Capital Records mengambil dan menggunakan karya saya langsung dari situs web saya tanpa membayar sepeserpun, atau minimal menghubungi saya”. Namun yang jelas, Manicure Crypto yang diunggah oleh Katy Perry tersebut merupakan sebuah bentuk “Follow The Trend” yang saat ini sedang menancap pada mata uang kripto. Menurut data Coinmarket, pangsa pasar mata uang kripto saat ini sudah mencapai angka lebih dari $573 miliar, bahkan beberapa waktu lalu pangsa pasarnya hampir mencapai $1 triliun. Namun, karena ada beberapa insiden, akhirnya pada akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018 ini, pangsa pasarnya menjadi turun lebih dari 30%.

Pemicu kepopuleran mata uang kripto adalah banyak sekali orang yang menjadi milyarder instan. Banyak yang mendapatkan uang secara instan karena “Beruntung” menyimpan beberapa kripto mereka di dompet beberapa tahun lalu, dan baru menjualnya kembali pada saat harga Bitcoin sudah melampung hingga mencapai lebih dari Rp. 250 juta per BTC. Jadi, event Katy Perry Pamer Manicure Crypto seperti ini memang tidak mengherankan, dan tidak menutup kemungkinan bahwa dirinya memiliki investasi kripto yang diluar perkiraan.


Spread the love

Cari Artikel