Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Kelebihan dan Kekurangan dari Jual Beli Bitcoin Cash

Spread the love

Intensitas jual beli Bitcoin Cash (BCH) kini menyaingi BTC (Bitcoin), BTG (butcoin Gold), serta mata uang kripto lainnya. Bahkan, jumlah traders, miners, dan peminat BCH lainnya terus naik tiap harinya, bahkan lebih dari 1000% dalam satu tahun. Nah, bagi traders dan miners pemula, ketahui kekurangan dan kelebihannya berikut sebelum mulai trading BCH.

Jual Beli Bitcoin Cash

Kelebihan Jual Beli Bitcoin Cash (BCH)

Pertama, tidak dapat dipalsukan. Apakah Anda pernah di melihat koin berbentuk bulat berwarna emas dengan huruf ‘B’ terdera di bagian depannya? Sebenarnya, koin ini hanya ilustrasi dan tidak nyata sama sekali. Jadi, tidak mungkin untuk membuat tiruan dari uang yang tidak nyata bukan?

Kedua, keamanan tingkat tinggi. Kelebihan ini sebenarnya kurang lebih sama seperti yang pertama. Ya, akses Anda ke akun wallet atau jual atau beli BCH sudah dilengkapi dengan pengaturan kriptografi yang rumit. Jadi, kecil kemungkinannya untuk hacker menembusnya.

Ketiga, menjadi tabungan atau investasi masa depan. Nilai jual dari mata uang kripto, khususnya BCH, terus mengalami kenaikan signifikan. Jadi, keuntungan yang diperoleh jelas jauh lebih besar daripada bunga bank.

Adanya BCH membuat semua perantara bank hilang. Kemudian, Anda juga tidak perlu membayar biaya registrasi atau administrasi bulanan. Hilangnya perantara dan semua biaya ini tentu membuat Anda makin untung.

Kekurangan Jual Beli Bitcoin Cash (BCH)

Nah, setiap kelebihan tentu dilengkapi dengan kekurangan. Begitupula halnya dengan BCH yang berpotensi dijadikan sebagai money laundry (pencucian uang) dan menghindari pajak. Beberapa pengamat bahkan menganggap BCH ini sebagai mata uang illegal karena pemerintah sama sekali tidak mengaturnya dalam perundangan.

Seperti halnya Bitcoin (BTC) dan cryptocurrency atau mata uang digital lainnya, BCH juga tidak dimiliki oleh negara manapun. Otomatis tidak ada negara yang memiliki hak untuk mengatur. Jadi, negara juga tidak bisa ikut campur atau bertanggungjawab saat terjadi permasalahan dalam trading BCH ini.

Selanjutnya, tidak stabil. Kekurangan ini diakibatkan oleh mata uang BCH yang masih bersifat spekulatif. Lagipula, belum semua perusahaan retail atau semacamnya yang menerima pembelian dan penjualan produknya dengan mata uang BCH sebagai alat tukarnya. Kekurangan berikutnya dari BCH ini adalah meski sudah memiliki sistem pengamanan yang kuat, ada kemungkinan terjadi kerusakan pada perangkat keras (misalnya komputer atau flashdisk) Anda sebagai tempat menyimpan wallet file. Apalagi jika ada virus yang menyerang hard disk tersebut.

Nah, jika demikian yang terjadi, maka semua Bitcoin Anda bisa hilang begitu saja. Isi hard disk juga bisa terhapus tanpa Anda sengaja yang melakukannya. Anda tidak akan bisa mendapatkan kembali BCH yang sudah Anda kumpulkan dari trading. Hal ini dikarenakan setiap isi wallet dari mata uang kripto yang hilang tidak bisa Anda telusuri jejaknya.

Kondisi ini tentu berbeda dengan mata uang nyata yang tidak hanya menyangkut kepentingan individu atau masyarakat saja, tapi ikut melibatkan ‘tangan’ pemerintah yang memberi payung hukum melalui perundang-undangannya. Negara juga berperan penting dalam menentukan kurs mata uang agar stabilitas nasional, khusunya bidang ekonomi, bisa tetap terjaga. Jadu, sebelum memasuki dunia jual beli Bitcoin Cash, Anda harus mempersiapkan mental untuk kemungkinan meraih keuntungan atau kerugiannya.


Spread the love

Cari Artikel