Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Fakta-Fakta Menarik tentang Dragonmint T1 Miner dan Halong Miner

Popularitas Bitcoin makin melambung saat nilainya naik hingga ribuan Dolar di bulan April 2018. Para penambang pun makin berhasrat meneruskan proyeknya. Tidak terkecuali perusahaan manufaktur yang memproduksi alat penambang itu. Saat ini, Dragonmint T1 Miner karya Halong Miner tengah banyak dibicarakan. Begini fakta-fakta mengenainya.

Dragonmint T1 Miner

Chip dan Dragonmint T1

Perusahaan yang membawahinya, Halong Miner mengatakan bahwa proyek Dragonmint T1 sudah dimulai sejak bulan Desember 2016. Di tengah-tengah gejolak naik-turunnya nilai Bitcoin, perusahaan ini tetap konsisten meneruskan proyeknya. Alat penambang ini dibekali dengan chip teknologi mining terbaru dari ASIC bernama DM8575 ASIC.

Selama ini, ASIC sudah banyak memproduksi chip atau otak komputer. Penggunanya dari berbagai perusahaan manufaktur maupun yang berbasis teknologi semacam notebook. Eksistensi serta produk profesional dari ASIC yang membuat Halong Miner mempercayakan chip-nya sebelum dipasang ke Dragonmint. Terbukti, chip ini bisa melaju hingga 85GH.

Lebih dari 100 Penambang Ahli Menggunakan Dragonmint T1

Saking populernya, para penambang ahli pun tertarik dengan produk ini. Walaupun baru didistribusikan pada tahun 2018, unit-unit Dragonmint T1 menampakkan angka penjualan yang fantastis. Desain yang bagus, ditambah lagi dengan kemampuan yang menakjubkan membuat alat penambang ini sangat difavoritkan.

Pembuatan Dragonmint T1 menghabiskan dana sekitar 30 juta Dolar. Itu bukan angka yang kecil. Angka tersebut ada karena melibatkan sejumlah peneliti ahli, developer, dan lain-lainnya untuk menciptakan prototype-nya. Sebetulnya pada tahun 2017 sudah jadi. Hanya saja perlu dikaji ulang hingga ditetapkan penjualan Dragonmint T1 Miner di tahun 2018.

Halong Miner Sempat Dianggap Scam

Scam itu semacam kartu merah yang membuat publik bisa hilang kepercayaannya. Stereotip itu timbul dari rasa tidak percaya maupun ragu-ragu dari sejumlah pihak. Suara yang paling lantang bernama Cobra Bitcoin. Dragonmint T1 memang didesain untuk menambang Bitcoin. Maklum kalau pandangan miring itu terlontar begitu saja.

Beruntungnya, dugaan itu tidak terbukti sama sekali. Dragonmint betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik. Jadi, tahukah Anda tentang scam? Istilah ini diperuntukkan bagi perusahaan yang dinilai tidak membayar kliennya. Pada posisi ini, klien yang dimaksud adalah mereka yang menggunakan Dragonmint T1.

Dragonmint T1 Tidak Serta-Merta Membuat S9 Usang

Walaupun kemampuan Dragonmint T1 luar biasa, yakni bisa menambang sekitar 16 TH/s, tidak berarti langsung membuat S9 usang. S9 per detiknya bisa menambang blok-blok Bitcoin sampai 14 TH. Jadi beda-beda tipis. Kemungkinan besar, Dragonmint akan membuat serinya dalam waktu ke depan karena peminatnya terus bertambah.

Untuk bisa menambang secara rutin menggunakan Dragonmint T1, tetap dibutuhkan keterampilan IT yang baik. Orang-orang di balik miner harus mampu menerjemahkan kode-kode dalam bahasa pemrograman tertentu. Tidak seperti alat yang serba otomatis sehingga hasilnya bisa keluar sendiri. Begitu pula ketika menggunakan S9 sang miner pendahulunya.

Harga Dragonmint T1 Miner sangat fantastis. Kalau Anda belum sanggup membelinya, lebih baik beli versi Bitcoin saja. Kemudian lakukan trading secara cermat dan rutin. Soalnya harga satu unit Dragonmint T1 itu senilai 2.729 Dolar. Kalau dirupiahkan sekitar 35,4 juta Rupiah. Rata-rata rasio keuntungannya sekitar 122%.
Baca Juga: Cloud Mining Murah Dengan ROI.

Cari Artikel