Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Coincheck Dituntut para Trader karena Coinchek Hack

Coincheck, adalah salah satu exchanger cryptocurrency terbesar yang ada di Jepang. Baru-baru ini Coincheck dituntut para trader yang ada di Jepang karena masalah Coincheck Hack. Apa yang terjadi sebenarnya sampai peristiwa ini terjadi? Untuk lebih jelasnya simak penjelasan di bawah ini kenapa Coincheck Dituntut para Trader.

Coincheck Dituntut para Trader karena Coinchek Hack

Pencurian Dana Besar-besaran

Masih dalam bulan Februari ini, sekelompok trader telah mengajukan tuntutan pada pihak Coincheck Inc karena terjadinya Choincheck Hack yang menyebabkan para trader kehilangan banyak dana. Tak tangung-tanggung, jumlah dana yang diperkirakan telah dicuri para peretas ini mencapai 530 juta dolar Amerika atau sekitar 382 juta euro.

Pencurian dana besar-besaran ini terjadi pada bulan lalu di bursa yang berbasis di Toyko ini. Coincheck menegaskan bahwa peristiwa pencurian besar-besaran ini adalah hack terburuk yang ada dalam sejarah cryptocurrency. Ada lebih dari 500 juta token NEM dicuri di platform ini hanya dalam waktu sebentar saja. Semua token NEM ini diekstrak dari ‘dompet’ wallet para trader Coinchek dan dikirim ke alamat peretas hanya dalam waktu kurang dari 20 menit. Menurut informasi yang dapat dipercaya, kejadian ini berlaku pada pukul tiga pagi waktu setempat. Ternyata, bukan hanya sekali pencurian dana ini berlaku. Pada hari yang sama, delapan jam kemudian, para peretas kembali berhasil mencuri setidaknya 2,3 juta NEM lagi. Ini menandakan bahwa Coincheck tidak sadar bahwa mereka mengalami serangan pada celah keamanan dalam waktu yang cukup lama.

Menurut laporan dari Coin Telegraf, ternyata hal ini terjadi karena pihak Coincheck tidak menyimpan NEM nasabah pada multi signature wallet melainkan pada single signature wallet. Padahal multi signature wallet jauh lebih aman ketimbangkan single signature wallet yang keamanannya sangat sederhana dan mudah diretas.

Lalu, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Setelah terjadi pencurian besar-besaran terhadap dana para trader di Jepang ini, pihak Coincheck mengklaim mereka telah mengetahui alamat penerima hasil curian dan di mana semuanya disimpan para peretas. Namun begitu, ternyata tuntutan tetap berlangsung. Tuntutan ini ditujukan para trader agar mereka mendapat semua uang mereka yang hilang.

Selain menuntut untuk pengembalian dana, mereka juga berharap agar bisa menarik mata uang digital mereka dan menyimpannya di luar bursa. Dengan begitu, setidaknya dana yang mereka miliki tetap bisa aman. Bursa terbesar di Jepang ini telah membekukan semua penarikan yen dan mata uang digital.

Namun, baru-baru ini pula, para trader sudah bisa mengambil dana yang mereka miliki lagi. Mereka sudah memastikan bahwa integritasnya telah aman. Hanya saja, mereka membatasi jumlah penarikan mata uang digital sampai dapat menjamin semuanya dalam keadaan terkendali. Mereka juga berencana akan terus beroperasi meskipun telah rugi besar.

Nah, itulah alasan dibalik kenapa Coincheck dituntut para trader di Jepang. Dana dari mata uang digital yang selama ini mereka kumpulkan dengan sekejap mata hilang dicuri para hacker. Namun, meski begitu saat ini pihak Coincheck tengah berusaha mengembalikan dana mata uang digital para trader dan mengusut tuntas kasusnya agar tak terulang kembali.
Baca Juga: Cara Jual Beli Bitcoin Dan Syarat Investasinya.

Cari Artikel