Semua informasi seputar bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), Ethreum (ETH) dan berbagai cryptocurrency

Menganal Apa Itu Stellar Lumens (XLM) Dan Kelebihannya?

Stellar Lumens atau biasa dikenal dengan satuan nilainya XLM, merupakan salah satu platform Open-Source berbasis Blockchain seperti pada mata uang kripto pada umumnya, seperti Bitcoin (BTC), Ethereum(ETH), Litecoin(LTC) dan 1.320 Altcoins lainnya. Keseluruhan kelebihan yang dimiliki dari basis penciptaan Blockchain juga turut dimiliki oleh mata uang kripto jenis ini, yang nantinya juga akan kita bahas pada artikel kali ini.
baca juga: apa itu ethereum.

Stellar Lumens

Saat ini Stellar Lumens (XLM) menempati posisi ke-13 dari keseluruhan 1.320 mata uang kripto yang saat ini sudah tersebar di seluruh belahan dunia. Stellar sudah mampu memiliki Total Valuasi Pasar senilai lebih dari $4 miliar, hanya dalam kurun waktu 3 tahun penciptaannya.

Stellar Lumens posisi ke-13

Stellar

Stellar Lumens pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 dengan jumlah 100 miliar keping (XLM). Kemudian pada tahun 2015 dilakukan Hardfork yang menghasilkan pemisahan antara 2 jaringan, yaitu:

  1. Jaringan Stellar sendiri sebagai sarana Investasi, Penyimpan Kekayaan, Maupun Transaksi dan Perdagangan.
  2. Stellar.org yaitu salah satu organisasi non-profit yang berkontribusi pada pengembangan keseluruhan jaringan Stellar.

Kelebihan Stellar Lumens (XLM)

Beberapa kelebihan turut diimplementasikan pada Stellar Lumens, semua inovasi dari Ledger Database Blockchain ter-desentralisasi juga turut dimiliki oleh Lumens. Namun, ada beberapa kelebihan yang mencolok pada Lumens dibandingkan dengan kriptografis lainnya.

  1. Lumens memiliki peran Anti-Spam sampai tingkat terkecil
    Sebenarnya fungsi ini juga dimiliki oleh Ethereum (ETH) untuk mencegah terjadinya serangan DdoS atau sederhananya ribuan bahkan jutaan Request dalam satu waktu, yang biasanya menyebabkan kelambatan proses transaksi. Setiap transaksi akan dikenakan biaya kecil senilai 0.00001, sehingga niat jahat untuk membanjiri jaringan pun tidak akan dapat dilakukan. Bahkan jika ada yang berniat melakukannya, secara otomatis dana yang dimiliki penyerang tersebut akan terkuras sebelum serangan tersebut dapat merusak jaringan.
  2. Minimum saldo 20 Lumens.
    Fitur seperti ini hanya diterapkan di Lumens saja, dimana nasabah harus menyisakan minimal 20 Lumens pada wallet mereka. Persyaratan seperti ini akan memastikan bahwa akun yang dipegang adalah akun asli, sehingga pihak-pihak yang sekedar “Iseng” tidak dapat ikut andil didalam jaringan.
  3. Lument dapat memfasilitasi transaksi multi mata uang.
    Fungsi ini juga turut diadopsi dari Ripple (XRP) yang bertujuan untuk meruntuhkan seluruh batas transaksi yang ada. Tidak ada batasan pertukaran Lumens ke berbagai mata uang kripto lainnya (BTC, ETH, LTC, XRP dan lain-lain), maupun kepada mata uang konvensional lain (EUR, USD, GBP, bahkan Rupiah). Jadi, peran Exchanger sebagai pihak ketiga juga dalam pertukaran nilai mata uang pun juga turut dihapuskan. Meskipun Exchanger juga masih tetap bisa melayani pengguna yang tetap memaksa memakai jasa pihak ketiga.

Dimana Kita Bisa Membuat Wallet Lumens?

Stellar.Org

Jika kita berkunjung ke situs resmi Stellar.Org (https://www.stellar.org/lumens/wallets/) , kita akan disediakan beberapa wallet resmi yang sudah pasti bukan SCAM, seperti Ledger, Stronghold, StellarTerm, StellarDesktop Client, Blackwallet, LuPoEx, LOBSTR, Stargazer, SAZA, Centaurus, dan Papaya. Beberapa wallet tersebut support berbagai macam platform seperti Desktop Wallets, Mobile Wallets, dan juga Web Wallets. Namun yang paling aman untuk digunakan adalah Desktop Wallets yang disediakan oleh Ledger, Stellar Desktop Client, dan Stargazer, dimana keseluruhan detail tentang akun dan keamanan akses disimpan sendiri oleh pemegang Wallet tersebut. jika menggunakan Web Based Wallet, bisa saja terjadi SCAM, karena data keamanan Wallet mungkin akan ikut disimpan didalam Server Web tersebut.

Cari Artikel